
Mangalo Fortirice merupakan inovasi pangan lokal yang mengolah Mangalo (singkong kayu khas Suku Sakai) menjadi beras fortifikasi dengan tambahan tepung bonggol pisang. Bahan baku produk ini mudah diperoleh, mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen singkong terbesar dan limbah bonggol pisang masih belum dimanfaatkan secara optimal. Produk ini dapat dimasak seperti beras pada umumnya (dengan perbandingan air 1:1), sehingga mudah diterima masyarakat sebagai sumber karbohidrat alternatif yang lebih sehat.
a. Inovasi ini melestarikan pangan lokal Suku Sakai sekaligus memberdayakan masyarakat dalam produksi dan distribusi.
b.Mangalo Fortirice menciptakan nilai tambah dari bahan lokal, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan melalui diversifikasi usaha pangan.
c. Pemanfaatan bonggol pisang membantu mengurangi sampah organik dan pencemaran lingkungan.
Archiscape ingin menampilkan kekayaan tanaman herbal Riau melalui desain Harmoni Aroma Melayu yang memadukan aroma, tekstur, dan warna alami bunga lokal. Taman ini menghadirkan pengalaman panca indera melalui empat zona aroma—Segar, Hangat, Floral, dan Tempo Dulu—dengan jalur
berliku menyerupai aliran Sungai Siak. Di dalamnya, terdapat Serambi Melayu, ruang belajar dan beristirahat bergaya tradisional yang memanfaatkan material alami serta ornamen floral khas Melayu
Aroma Siak menjadi ruang belajar terbuka tentang tanaman obat dan budaya Melayu
Taman ini membuka peluang usaha melalui wisata herbal, produk olahan bunga, dan edukasi lingkungan
Inovasi ini menjaga keanekaragaman hayati dan mendukung konservasi gambut.
Sistem Monitoring Ketinggian Muka Air pada Lahan Gambut adalah solusi berbasis IoT untuk mendeteksi dini potensi kebakaran akibat kekeringan. Sistem ini memantau muka air tanah secara otomatis dan mengirim data melalui teknologi LoRa multi-hop yang efisien dan berbiaya rendah. Data ditampilkan pada dashboard web berisi grafik, prediksi kondisi, dan notifikasi saat muka air turun di bawah batas aman, memungkinkan pemantauan realtime dan tindakan cepat mencegah kekeringan dan kebakaran Pengurangan kasus ISPA dan peningkatan produktivitas masyarakat. Menekan kerugian akibat kebakaran serta mengurangi kebutuhan pemantauan manual yang memakan waktu dan biaya besar. Penurunan luas kebakaran, mencegah polusi akibat kebakaran.
Selamat kepada @mangalo.fortirice @peatronics dan @aroma.siak
Semoga ide inovasi kreatif teman-teman inovator Siak Innovation Challenge 2.0 tidak terhenti di sini saja, besar harapan kita agar bisa direalisasikan dan dapat dikembangkan melampaui potensi yang ada sehingga dapat berdampak nyata untuk Siak dan negeri tercinta.